Setiap Seorang Ibu Yang Melahirkan Anaknya ingin sehat dan tanpa kekurangan sedikit apapun, anak cacat dan penuh kekurangan ini yang paling ditakuti oleh karena itu kita informasi dari dokter untuk memenuhi giji janin yang ada dalam perut
Ibu hamil, pemenuhan berbagai nutrisi itu penting banget. Jadi jangan sampai mengabaikan dan akhirnya malah kekurangan ya, Bunibu hamil, soalnya dampaknya krusial banget.
Seperti disampaikan Ketua Departemen Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran UGM, Profesor Dr Toto Sudargo, bila kebutuhan yodium tidak tercukupi, bisa membahayakan janin dalam kandungan. Bahkan saat dilahirkan, bayi terancam idiot.
"Kalau kekurangan yodium (pada ibu hamil) bisa menyebabkan janinnya idiot, kerdil, tidak cerdas, bisa cacat, bahkan bisa menyebabkan keguguran," kata Prof Toto selepas talkshow Pengaruh Malnutrisi Yodium dan Zat Besi pada Kecerdasan di Gedung Perpustakaan FK UGM, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.
Selain kebutuhan yodium tercukupi, kata Prof Toto, seorang ibu hamil juga harus cukup mengonsumsi makanan yang mengandung makronutrien dan mikronutrien. Bila tidak, risikonya bisa berbahaya terhadap pertumbuhan janinnya.
"Makronutrien itu seperti karbohidrat, protein, lemak. Mikronutrien selain yodium, ya seperti FE (zat besi), asam folat dan lainnya. Itu dalam kehamilan wajib ada di dalam makanan," imbuh ahli gizi UGM ini.
Di antara kandungan gizi tersebut, menurut Prof Toto salah satu yang terpenting bagi ibu hamil adalah yodium dan zat besi. Bahkan bagi ibu hamil, konsumsi zat besi bisa meningkat sampai dua kali lipat dari biasanya lho.
"Kalau untuk ibu hamil (kebutuhan zat besi) dua kali lipat dari normal, menjadi 120 miligram per hari. Risikonya kekurangan zat besi pada ibu hamil bisa menyebabkan anemia. Padahal anemia pada ibu hamil sangat berbahaya sekali, karena bisa menyebabkan keguguran, (janin) yang lahir mati, anaknya tidak cerdas," paparnya.
Prof Toto mengakui prevalensi kasus kekurangan yodium dan zat besi, termasuk pada ibu hamil di Indonesia secara bertahap menurun. Tapi, Bun, kalau dibandingkan dengan negara di Asia Tenggara lainnya, kasus anemia di Indonesia masih tergolong tinggi nih.
Menurutnya, tingginya kasus anemia di Indonesia disebabkan karena beberapa hal. Pertama, karena faktor kurangnya pengetahuan tentang gizi. Kedua, perilaku memilih bahan makanan yang keliru. Ketiga, ketidakpedulian keluarga terhadap kesehatan ibu hamil.
"Padahal seorang ibu hamil yang terkena anemia, secara fisik itu tidak kelihatan," tuturnya.
Selain itu, program membagikan tablet FE ke remaja putri juga kurang optimal. Sehingga banyak remaja putri, wanita usia produktif, dan ibu-ibu hamil yang terkena anemia. "Mungkin saja program memberikan tablet FE (zat besi) kepada remaja putri tidak maksimal. Artinya tablet FE-nya sampai ke tangan mereka, tapi tidak dikonsumsi," pungkas Prof Toto.
Semoga Bermanfaat Bantu Share Untuk Kebaikan
Rabu, 06 September 2017
Home »
Kesehatan
» Info Penting Untuk BUMIL !! Supaya Janin Bebas Resiko Anak Cacat dan Tidak Normal Penuhi Gizi Ini Dalam Makanan... Ini Penjelasan Dokter...
Info Penting Untuk BUMIL !! Supaya Janin Bebas Resiko Anak Cacat dan Tidak Normal Penuhi Gizi Ini Dalam Makanan... Ini Penjelasan Dokter...
Hebat | Rabu, 06 September 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar