Penyakit Yang Paling Ganas Ini Sering Menjadi Hal Yang Paling Menakutkan terhadap Manusia, saat mendengar dokter menyebut kata kanker saat kita berobat seakan dunia telah berakhir.
Hal Ini yang membuat seseorang menjadi depresi karena ketidak tahuan tentang kanker secara menyeluruh yang terpenting yang perlu kita ketahui semua penyakit ada obatnya kecuali kematian.
Pada prinsipnya, penyakit kanker dapat disembuhkan namun tidak dapat dicegah.
Pediatric Hemato-oncologist RSUP Dr Sardjito, Dr dr Sri Mulatsih MPH SpA(K), menjelaskan bahwa penyebab kanker sendiri berasal dari faktor internal dan eksternal.
"Sebesar 50 persen risiko terkena kanker berasal dari faktor internal, yakni genetik," jelasnya ketika ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.
Kanker, jelasnya, merupakan sel yang berubah sifat. Pada kondisi normal, misalkan sel darah, akan tumbuh, menua, dan mati lalu digantikan dengan sel darah yang baru.
Sementara kanker adalah sel yang karena faktor pemacu menyebabkan pertumbuhannya tidak bisa dikendalikan.
"Kemudian gen penghambat atau istilahnya inhibitor rusak, sehingga tidak bisa mengerem atau menghambat sel tersebut," ucapnya.
Terkait kanker yang menyerang anak-anak, terdiri dari dua jenis, yakni kanker darah dan kanker padat. Kanker darah atau lebih dikenal dengan leukemia.
Sementara kanker padat merupakan kanker yang asalnya bukan dari darah, misalkan sel ginjal berubah sifatnya menjadi tumor, getah bening, retina, kandung telur, otak, dan sebagainya.
"Kalau kami menyampaikan bisa disembuhkan, tapi tidak bisa dicegah," ucapnya.
Adapun beberapa faktor yang memengaruhi kanker pada anak bisa disembuhkan atau tidak meliputi beberapa hal.
Mulai dari jenis kanker, respon terhadap obat, stadium kanker, dan kepatuhan terhadap obat.
Jenis kanker, misalnya, terdapat tiga jenis yakni Acute Lymphocytic Leukemia (ALL), Acute Myelogenous Leukemia (AML), dan Chronic Myelogenous Leukemia (CML).
Dari ketiganya, yang memiliki potensi sembuh paling besar adalah ALL. Walau demikian, meskipun ALL berpeluang sembuh lebih besar, namun hal itu kembali lagi pada sifat dan genetik tiap penderita kanker.
"Penderita kanker dinyatakan sembuh setelah selesai pengobatan lima tahun bebas obat, dia kumat nggak? Kalau nggak kumat, bisa kami katakan sembuh," urainya.
Penanganan untuk kanker sendiri dibagi menjadi obat yang diberikan melalui infus, makan, dan minum yang biasa disebut kemoterapi, kemudian melalui sinar, dan selanjutnya adalah operasi, terakhir adalah gabungan dari bentuk penanganan tersebut.
"Tergantung tumornya, sensitif apa. Kalau padat biasanya dioperasi. Setelah itu radiasi dan kemo untuk mematikan akar-akarnya," ungkap Mulat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar