< !-- --> Awas Hindari Kebiasaan Ini Untuk Menghidari Penyakit Kanker Paru2 Pada Bayi dan Anak Bunda.... | MAMA SMART

Selasa, 19 September 2017

Awas Hindari Kebiasaan Ini Untuk Menghidari Penyakit Kanker Paru2 Pada Bayi dan Anak Bunda....

| Selasa, 19 September 2017
Penyakit Kanker Banyak Jenis dan Dapat Terjadi di Semua Organ Tubuh tanpa terkecuali, kebiasaan buruk dan faktor genetik menjadi faktor utama dari penyebabnya

Asbestos adalah bahan mineral halus, warna abu putih, yang tidak mudah terbakar. Asbestos dipakai dalam industry konstruksi untuk melindungi dari api dan untuk insulasi, pembuatan kapal dan kereta api, listrik,

Asbestosis adalah penyakit yang menyerang organ paru-paru yang disebabkan oleh inhalasi serat asbestos.

Asbestos bersifat sangat kuat dan tahan terhadap panas, listrik dan kimia.

Dokter Spesialis Anak RS Siloam, Dr dr FX Wikan Indrarto SpA, menjelaskan bahwa kanker asbestosis dapat dicegah dengan mengurangi kadar serat dan debu asbes di lingkungan kerja, di rumah, maupun di sekolah.

"Untuk mengurangi risiko terjadinya kanker paru-paru, kepada para pekerja yang berhubungan dengan asbes, dianjurkan untuk berhenti merokok," terangnya, Selasa (19/9/2017)

Sementara itu, lanjutnya, guna menghindari sumber penyakit yang akan tersebar pada pihak keluarga pekerja, temasuk bayi dan anak, disarankan setiap pekerja untuk mencuci pakaian kerjanya di pabrik atau di proyek, dan menggantinya dengan pakaian bersih saat kembali ke rumah.

"Dengan kebijakan bahwa semua pakaian kerja tidak ada yang boleh dibawa pulang, para pekerja diharuskan membersihkan diri dan berganti pakaian bersih, sebelum kembali ke rumah masing-masing, maka paparan asbes terhadap anak dan bayi di rumah dapat dikurangi," jelas Wikan.

Selain itu, paparan asbes juga dapat dikurangi dengan penggantian asbes chrysotile dengan bahan serat yang bahayanya relatif rendah terhadap kesehatan manusia, baik dalam proses pembangunan ataupun renovasi rumah.

"Ada banyak bahan aman non-serat rendah yang dapat menggantikan asbes chrysotile dalam berbagai kegunaan, seperti bahan bangunan konvensional," ujarnya.

Wikan mengatakan, Resolusi Majelis Kesehatan Dunia 58.22 tentang pencegahan kanker mendesak semua negara untuk mengurangi paparan yang dapat dihindari, termasuk paparan bahan kimia di tempat kerja dan di lingkungan tempat tinggal.

Penghapusan penyakit terkait asbes, imbuhnya, harus dilakukan melalui tindakan nyata.
Misalnya menghentikan penggunaan semua jenis asbes, mengganti asbes dengan bahan bangunan yang lebih aman, mencegah terpaan asbes di tempat dan selama pembuangan maupun penguraian bahan sisa.

Semoga Bermanfaat Bantu Share Untuk kebaikan

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar