< !-- --> Biasanya Jenazah Naik Ambulance !! Di Pelosok Indonesia Masih Ada Jenazah Hanya Di Gotong Sarung dan Bambu....Kisahnya MIris Banget... | MAMA SMART

Minggu, 27 Agustus 2017

Biasanya Jenazah Naik Ambulance !! Di Pelosok Indonesia Masih Ada Jenazah Hanya Di Gotong Sarung dan Bambu....Kisahnya MIris Banget...

| Minggu, 27 Agustus 2017
Saat-saat Terakhir di Dunia Jenazah Ini Sungguh Malang Banget Sulit mendapatkan Ambulance semoga ini jadi perhatian pemerintah agar bisa lebih menyediakan sarana yang lebih baik untuk warganya terutama di daerah terpencil

Saat dari rumah sakit (RS) atau puskesmas, biasanya jenazah akan dibawa menggunakan ambulans maupun mobil untuk menuju rumah duka.

Namun tidak demikian dengan salah satu jenazah di Bulukumba, Sulawesi Selatan ini.
Dikabarkan, jenazah itu dibawa menggunakan bambu dan pihak keluarga harus berjalan sejauh 5 kilometer untuk menuju rumah duka.

Informasi ini diungkapkan oleh pemilik akun Facebook Nur Aina Ibrahim.

Ia mengatakan, ambulans di puskesmas hanya diperuntukkan bagi pasien yang harus dirujuk.
"Miris   mayat digotong pake bambu dan sarung sejauh 5 km menuju rumahnya, karena katanya ambulance di puskemas hanya diperuntukkan kepada pasien yang dirujuk (aturan memang sudah demikian katanya) waduh sepertinya perlu direview ini aturan,menuai pro & kontra. Dimana letak sisi kemanusiaan kalau begini?" tulis Nur, Jumat (25/8/2017).

Saat berita ini ditulis, Minggu (27/8/2017), TribunJogja.com belum berhasil mengkonfirmasi Nur. Oleh karena itu, belum diketahui lebih lanjut soal kejadian itu.

Namun saat menanggapi pertanyaan warganet lain di komentar, Nur mengatakan peristiwa itu terjadi di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

"Baiknya di setiap kecamatan ada ambulance pengantar jenazah jadi jika ada warga yang meninggal dan kebetulan di rumah sakit ambulance sementara operasi mengantar jenazah lain, kan bisa dijemput menggunakan ambulance di kecamatan trsebut.
#sekedarmasukan," kata Nur.

Beberapa neter ikut merasa prihatin dengan kejadian itu.
"Turut prihatin.. Smg secepatx di sediakn ambulance untk mayat.." komentar Nisraeni Riffatdly.
"Mudah2an bupati setempat bisa menyimak gambar tersebut," sahut Harland Jhe.

"Kasus begini jg pernah terjadi di Maros... Ini pertanda layanan publik belum memadai dinegara kita. Maklumi aja, negara kita lg dililit utang yg sudah mendekati angka 4000 triliun... semoga keluarga si mayat tersebut diberi kesabaran," kata Zulkifli Ibnu Ali.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar